YOUCAT GELAR WEBINAR “FRATELLI TUTTI”

0
23

YOUCAT GELAR WEBINAR “FRATELLI TUTTI”

Jakarta, Pendidikankristenri.com

 

Pada hari Sabtu sore tanggal 28 Mei 2022 pada jam 16.00 WIB diadakanlah sebuah webinar dari YOUCAT INDONESIA dengan tema ‘Fratelli Tutti’ yang dibawakan oleh Romo Pieter Dolle,SJ dan Komunitas REALINO.Webinar ini diikuti oleh 36 peserta.Acara ini dimoderator oleh Boni.

Romo Pieter Dolle,SJ mengatakan bahwa kita semua harus membangun budaya perjumpaan dan berefleksi dari figur orang Samaria yang murah hati.Menurut pesan Paus Fransiskus bahwa ‘hidup adalah seni perjumpaan,meskipun ada banyak bentrokan dalam hidup’.Ajaran-ajaran Gereja berkaitan dengan persoalan sosial yang dihadapi oleh masyarakat,terutama masalah keadilan sosial.Gereja membawa terang injil kedalam realitas hidup masyarakat,terutama untuk bonum commune (kesejahteraan Bersama).Dokumen-dokumen sosial yang mencerminkan pergulatan Gereja dalam usaha menghadirkan diri di tengah kehidupan bermasyarakat.Ada beberapa pilar-pilar Ajaran Sosial Gereja (ASG) adalah semangat cinta kasih lewat keterlibatan ditengah dunia,martabat manusia sebagai citra Allah,kesejahteraan bersama dan solidaritas dan subsidiaritas dengan dasar keadilan dan pelibatan.Fratelli Tutti pada tahun 2020 bahwa jalan Ajaran Sosial Gereja yang actual dengan konteks zaman kita saat ini.

Masalah konteks dunia kita seperti perkembangan teknologi dan pola komunikasi,dunia digital dan mode virtual yang sudah lumrah dan masyarakat industry 4.0.Ada beberapa kerangka Fratelli Tutti menurut Paus Fransiskus ialah awan-awan gelap yang meliputi dunia seperti persoalan sosial aktual dunia dewasa ini,masyarakat yang tidak sehat;orang-orang asing dijalan seperti inspirasi orang Samaria yang murah hati,hakikat manusia berkembang sepenuhnya lewat mencintai dan dicintai;visi dari dunia yang terbuka seperti solidaritas,persaudaraan,dan keterbukaan menjadi dasar pembangunan relasi antar pribadi,kelompok,dan negara;hati yang terbuka kepada dunia seperti realita migrasi di dunia dan tanggapan kita;politik yang lebih baik seperti keterlibatan politik yang dilandasi penghargaan pada martabat manusia dan karya nyata kasih;dialog dan persahabatan seperti pilar-pilar membangun budaya perjumpaan;perjumpaan yang dibaharui seperti rekonsiliasi,penghormatan konkrit pada hak-hak dan martabat manusia,anti-perang,ketidaksetujuan pada hukuman mati;dan agama dan persaudaraan seperti tanggungjawab setiap agama dalam perdamaian dunia,kebebasan beragama dan identitas kristiani seperti peran Gereja.Menurut Dokumen Abu Dhabi pada tahun 2019 mengatakan ‘Masing-masing dari kita dipanggil untuk menjadi penenun perdamaian,dengan menyatukan bukan memecah belah,dengan memadamkan kebencian bukan memeliharanya,dengan membuka jalan-jalan dialog bukan membangun tembok baru!’

Yayasan Realino sebagai Seksi Pengabdian Masyarakat yang disebut SPM Realino didirikan pada 25 Juli 1953 sejak berdirinya sampai dengan 15 Agustus 1989 bertempat di Mrican Jl.Gejayan,Yogyakarta.Pendirian awal adalah pelayanan dan perhatian kepada keluarga eks-tapol yang tidak punya akses layanan public karena stigma masyarakat dan diskriminasi.Sejak 15 Agustus 1989 berkantor pusat di Jl.Mataram 66,Yogyakarta.Bentuk kegiatannya seperti beasiswa pendidikan SD,SMP,dan SMK bagi anak-anak dari keluarga-keluarga yang paling membutuhkan; bantuan sosial berupa dukungan finansial,sembako,dana transportasi,atau penyediaan dapur umum dan pemberdayaan masyarakat dan pendampingan komunitas marjinal sebagai bagian dari keterlibatan dengan situasi masyarakat,khususnya di Yogyakarta.Realino hadir di daerah Pingit,Bongsuwung dan Jombor.

Pesan buat anak muda semua yaitu menjadikan kerapuhan orang lain sebagai kerapuhan sendiri,menolak pembangunan masyarakat yang ditandai dengan pengucilan,menjadi sesame manusia dari orang yang jatuh,mengangkat,dan memulihkannya dan membangun kebaikan bersama.Kita harus mewujudkan Langkah konkritnya seperti berdoa,memandang realita,menjadi sahabat seperjalanan,keterlibatan dan tetap sesuai porsi untuk bertindak dan sejalan.

(Susan Sandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here