Oleh: P. Adriyanto
“Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya.”
*Yesaya 40:29*
Dalam kehidupan yang penuh tantangan dan dinamika, orang semakin tidak peduli terhadap Tuhan dan sesamanya. Yang kuat dan kaya bertambah kuat, dan yang lemah semakin tertekan. Banyak orang yang dalam situasi seperti itu terjatuh dalam keadaan frustrasi dan lelah akibat kegagalan dan masalah-masalah hidup.
Sementara ada banyak orang beribadah hanya sekedar sebagai kebiasaan seperti yang pernah saya alami sebelum saya bertobat. Setelah ibadah saya anggap sebagai kebiasaan, maka langkah iblis berikutnya adalah membuat saya menjadi atheis, tidak pernah berdoa terlebih beribadah di gereja. Langkah final dari iblis adalah saya dan orang-orang lain seperti saya, tidak lagi mengandalkan Tuhan, tapi mengandalkan pada kekuatan diri sendiri.
Padahal firman Tuhan mengatakan:
*”Terkutuklah orang yang mengandalkan kekuatannya sendiri, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh daripada TUHAN.”*
*Yeremia 17:5*
Puji Tuhan, hanya karena kasih karunia-Nya Tuhan tidak menghukum saya dan Ia mencari saya serta mengampuni saya pada tahun 2006, bukan dalam keadaan saya menderita, tapi justru dalam kesuksesan karir saya.
Sejak saat itu, saya berjanji untuk tetap mengandalkan kekuatan Tuhan untuk membimbing kehidupan saya selanjutnya.
*”Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! Ia akan seperti pohon yang di tanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.”*
*Yeremia 17:7~8*
Kita harus selalu mengandalkan kekuatan Tuhan dalam keadaan susah maupun senang.
Bila kita menghadapi berbagai masalah (sakit, kegagalan, kebangkrutan, krisis rumah tangga, dan lain-lain), tetap bersukacitalah karena bila kita percaya kepada Tuhan, Ia pasti peduli dan memberi kekuatan kepada kita untuk menghadapi dan mengatasi masalah-masalah kita.
*”Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu maka Ia akan meluruskan jalanmu.”*
*Amsal 3: 5~6*
Tuhan pasti memberkati orang yang mengandalkan dan tetap berharap kepada-Nya. Ia akan memberkati kita dengan damai sejahtera.
Amin.

































